Abrakadabra
Sang dewa kecil menyusuri
trotoar jalan
Di kota kecil yang beranjak
baligh
Dengan seragam SD yang masih
menenpel di kulit coklatnya
Cengkraman tangan erat memegang
kantong plastik hitam
Mencari sampah-sampah botol
plastik
Rangkaian jarinya mahir
mengobrak-abrik tong sampah
Memungut tujuan hidupnya,
nafasnya, asanya yang harus tersambung
Dari sisa-sisa orang-orang
sampah